Welcome

Jangan lupa di Join !!
Tampilkan postingan dengan label Tutorial blogger. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial blogger. Tampilkan semua postingan

Shalawat di Hari Jumat

 

Perbanyak shalawat di hari Jum'at untuk peroleh syafaat.
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم أَكْثِرُوا مِنَ الصَّلَاةِ عَلَيَّ فِي يَوْمِ الْجُمْعَةِ ولَيْلَةِ الْجُمْعَةِ فَمَنْ فَعَلَ ذَالِكَ كُنْتُ لَهُ شَهِيْداً وَ شَفِيْعاً يَوْمَ الْقِيَامَةِ –البيهقي
Artinya: Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda,”Banyaklah bershalawat kepadaku di hari Jumat dan malam Jumat. Barang siapa melakukan hal itu, maka aku menjadi saksi dan pemberi syafa’at baginya di hari kiamat (Al Baihaqi, dihasankan oleh As Suyuthi).

Hadits di atas memotifasi agar umat Islam memperbanyak membaca shalawat untuk Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di malam dan hari Jumat. Abu Thalib Al Makki menyatakan bahwa bisa disebut banyak, minimal shalawatnya dilakukan 300 kali (Faidh Al Qadir, 2/111)

Al Munawi juga menjelaskan bahwa hari Jumat memiliki banyak fadhilah di antara hari-hari yang lain baik di dunia maupun akhirat. Di dunia hari Jumat merupakan hari raya sedangkan hari Jumat di akhir merupakan manusia memasuki istana dan rumah-rumah mereka di surga. Sehingga perlu mensyukurinya dengan banyak bershalawat.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sendiri selain memberi syafaat juga menjadi saksi bagi pelakunya atas amalan-amalan kebaikan yang dilakukan sehingga menyebabkan pelakunya naik derajat lebih tinggi. Ingin mendapat syafa'at? Mari perbanyak shalawat, khususnya di hari Jumat.

Sumber: Hidayatullah.com

Pendidikan yang Melembutkan Hati Anak-anak Kita!

 http://satuislam.files.wordpress.com/2012/02/ayah-anak-sholat.jpg

Pendidikan modern kata Mohammad Iqbal, tidak mengajarkan air mata pada mata dan kesejukan di hati, inilah prahara dunia pendidikan kontemporer, kata Iqbal.
Ummat Terbaik
Sesungguhnya kata “adil” dan “adab” banyak kita temukan dalam Undang-undang kita. Bahkan dalam rumusan Pancasila yang merupakan indikator yang jelas kuatnya pengaruh pandangan Islam. Itu pula ditandai dengan terdapatnya sejumlah istilah kunci lain yang muatannya khas Islam – seperti “hikmah”, “musyawarah”, “perwakilan’, - dll.

Dua kata adil dan beradab berasal dari kosa kata yang memiliki makna khusus (istidlalan), maka hanya dapat dipahami dengan tepat jika dirunut pada pandangan-alam Islam.
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” (QS:  An Nahl (16) : 90).
Prof. Dr. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menjelaskan bahwa makna adil dalam ayat ini “menimbang yang sama berat, menyalahkan yang salah dan membenarkan yang benar, mengembaliukan hak kepada pemiliknya dan jangan berlaku zhalim, aniaya.”

Lawan dari adil adalah zhalim, yaitu mengingkari kebenaran karena ingin mencari keuntungan duniawi, mempertahankan perbuatan yang salah, karena ada kedekatan hubungan. Maka, selama keadilan itu masih terdapat dalam masyarakat, pergaulan hidup manusia, maka selama itu pula akan aman sentosa, timbul amanat dan saling mempercayai. Jadi adil tidak identik sama rata-sama rasa.
Banyak ulama telah banyak membahas makna adab dalam pandangan Islam. Anas ra. Meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:  “Akrimu auladakum wa-ahsinu adabahum.” (Muliakanlah anak-anakmu dan perbaikilah adab mereka (HR. Ibnu Majah).

Adalah KH. Asy’ari membuka karya tulisnya “Adabul ‘Alim Wal Muta’allim” , dengan mengutip sabda Rasulullah SAW : Haqqul waladi ‘alaa waalidaihi an-yuhsina ismahu, wa yuhsina murdhi’ahu wa yuhsina adabahu (Hak seorang anak atas orangtuanya adalah mendapatkan nama yang baik, pengasuhan yang baik, dan adab yang baik).

Habib bin as-Syahid suatu ketika menasihati putranya, ”Ishhabil fuqohaa-a wa ta’allam minhum adabahum, fainna dzalika ahabbu ilayya min katsirin minal haditsi.”  (Bergaullah engkau dengan para fuqaha serta pelajarilah adab mereka. Sesungguhnya yang demikian itu lebih aku senangi daripada banyak hadits).

Ibnul Mubarak pernah mengatakan ; “Nahnu ilaa qalilin minal adabi ahwaja minna ilaa katsirin minal ‘ilmi.” (Mempunyai adab sedikit lebih kami butuhkan daripada banyak ilmu pengetahuan).
Rasulullah SAW bersabda : Tiada suatu pemberian yang paling baik dari orangtuanya kepada anaknya melebihi dari adab yang baik.”  (al Hadits).
Tiada sesuatu yang paling berat pada timbangan  seorang hamba pada hari kiamat melebihi dari akhlak yang baik.” (HR. Abu Dawud dan Turmudzi).

Bertolak dari al-Quran dan Hadits serta perkataan para ulama di atas dapat dipahami bahwa adab sesungguhnya derivasi dari kualitas keimanan dan mutu ketaatan dalam menjalankan hukum-hukum Allah Subhanahu Wata’ala. Adab bukan sekedar sopan-santun dan unggah-ungguh (Jawa). Tetapi adab menggabungkan amal hati, amal lisan, dan amal anggota tubuh.
Bahkan, individu manusia yang terbaik adalah yang beriman dan beramal shalih (khoirul bariyyah) dan komunitas yang paling baik  (khairu ummah) adalah yang selalu mengajak kepada al-ma’ruf (kebaikan yang dikenali hati) dan mencegah dari al-nunkar (kejelekan yang diingkari hati).
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah Sebaik-baik makhluk.” (QS. Al Bayyinah (98) : 7)
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ 
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.” (QS:Ali Imran (3) : 110).

Demikianlah dampak dari pendidikan yang mendahulukan adab. Anak-anak yang lahir dari pendidikan ber-adab akan melahirkan generasi-generasi tauhid yang hanya takut pada Allah semata.  Generasi bertauhid, sudah pasti sikap dan tindak-tanduknya menggetarkan dunia dan alam sekitarnya. 
Diriwayatkan dari ‘Aisyah رضي الله عنها bahwa Rasulullah pernah bersabda,  “Sesungguhnya setan lari ketakutan jika bertemu Umar.”
Pertanyaannya, adakah pendidikan dan sekolah kita mampu melahirkan orang sekaliber Umar bin Khattab ini?

Sebaliknya, jika kita gagal menanamkan adab dan akhlak kepada anak-anak kita, yang lahir adalah generasi-generasi yang sesungguhnya tidak bermutu yang ujungnya justru meruntuhkan kekuatan bangsa kita yang katanya besar ini.
Sebagai penutup, ada pepatah Arab mengatakan, “Bangsa akan eksis jika akhlak penduduknya bermutu, jika akhlaknya hilang, maka ucapkanlah takziyah (ucapan selamat tinggal untuk orang yang meninggal) kepada bangsa tersebut.”

Sumber: www.eramuslim.com/

Mentransformasikan Takbir dalam Kehidupan Kita

null 

 Tiada arti bagi takbir yang diucapkannya bila yang diterapkan dan di junjung tinggi adalah yang diberikan loyalitas adalah hukum buatan manusia,
Allah Subhanahu Wa ta’ala berfirman :
وَلِتُكْمِلُواْ الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ اللّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
“supaya kalian menyempurnakan bilangan (shaum Ramadlan) dan supaya kalian mengagungkan Allah atas hidayah yang Dia berikan kepada kalian, serta supaya kalian bersyukur.” [QS. Al Baqarah (2) : 185].

SEMINGGU ini gema takbir dikumandangkan. Inilah hari raya setelah kaum Muslimin berbuka dari ibadah shaum Ramadlan. Ied adalah perayaan yang selalu berulang, sedangkan Al Fithr adalah berbuka dari shaum. Jadi ‘Idul Fithri adalah hari raya yang selalu berulang yang dilakukan setelah berbuka dan selesai menunaikan shaum Ramadlan.

Setelah Allah ta’ala menjelaskan pensyari’atan kewajiban shaum Ramadlan dan kewajiban mengqadla atas orang yang tidak shaum karena sakit, musafir, hamil, dan menyusui dan yang serupa itu.
Ayat diatas memberikan arahan kepada kita agar  sempurna shaum kalian sebulan penuh dan supaya kalian memuji Allah ta’ala dengan mengagungkannya dalam bentuk takbir dan dzikir di akhir ibadah shaum kalian. Perintah dzikrullah ini bukan hanya setelah selesai ibadah shaum, akan tetapi setelah selesai setiap ibadah, di mana setelah ibadah shalat jum’at Allah ta’ala memerintahkan untuk dzikrullah, sebagaimana firman-Nya :
فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِن فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا
“Kemudian bila telah ditunaikan shalat (jum’at), maka bertebaranlah kalian di muka bumi, dan carilah dari karunia Allah serta mengingatlah Allah dengan banyak.” [QS. Al Jum’ah (62) : 10]
Begitu juga sehabis ibadah haji, Dia berfirman :
فَإِذَا قَضَيْتُم مَّنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُواْ اللّهَ
“Kemudian bila kalian telah menunaikan manasik (haji) kalian, maka kalian mengingatlah Allah….” [QS. Al Baqarah (2) : 200]

Begitu juga sehabis shalat fardlu, Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma berkata :
ماكنا نعرف انقضاء صلاة رسول الله صلى الله عليه وسلم إلا بالتكبر
“Kami tidak mengetahui berakhirnya shalat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam kecuali dengan takbir.” [HR Al Bukhari]

Para ulama dari ayat “dan supaya kalian mengagungkan Allah…” ini mengambil kesimpulan pensyari’atan takbir di hari raya Iedul Fthri, sedang waktunya adalah mulai dari maghrib 1 Syawal sampai imam memulai melaksanakan shalat Ied.
Takbir اللّهَ اكبر adalah ungkapan pengagungan Allah yang harus muncul dari lubuk hati yang sangat dalam. Di mana takbir adalah pengakuan hati bahwa Allah itu Maha Agung lagi Maha Besar dari segalanya, diikrarkan dengan lisan serta pengakuan itu dibuktikan di dalam praktek kehidupan. Tapi bila di dalam prakteknya ternyata ada hal lain yang lebih didahulukan dan lebih dipentingkan daripada Allah ta’ala dan hukum-Nya, maka sesungguhnya ikrar takbir yang diucapkan dengan lisan itu adalah dusta dan hanya hiasan mulut semata.

Allahu Akbar jika dikumandangkan akan melahirkan keimanan yang kuat. Alangkah kecil, ilmu, harta, kekuasaan dan pengaruh yang kita miliki. Subhanallah, Maha Suci Allah. Bukankah kita seringkali tidak mampu memelihara kebersihan hati, pikiran, mulut, dan anggota tubuh dari maksiat. Al-Hamdulillah, alangkah banyaknya karunia Allah  yang diberikan kepada kita. Sudahkah nikmat itu kita optimalkan untuk mengabdi kepada-Nya !.

Allah Maha Agung… Allah Maha Besar… Dia lebih besar daripada anak dan isteri, oleh sebab itu Ibrahim ‘alaihissalam meninggalkan isterinya Hajar dan puteranya yang masih bayi yaitu Ismail di lembah yang kering kerontang yang tidak ada air lagi tidak ada tanaman, dikarenakan Allah ta’ala yang memerintahkannya. Di dalam Shahih Al Bukhari: Hajar bertanya kepada Ibrahim: “Apakah Allah yang telah memerintahkan engkau dengan hal ini? Ibrahim ‘alaihissalam menjawab: Ya”. Maka Hajar dengan penuh keyakinan mengatakan: “Kalau begitu, maka Allah tidak akan menyia-nyiakan kami.”
Ini adalah contoh realisasi ucapan takbir, di mana perintah Allah ta’ala didahulukan walaupun harus meninggalkan anak isteri yang sangat dicintai, begitu pula saat jihad sudah menjadi fardlu ‘ain pada kondisi seperti sekarang, maka bukti kongkrit takbir yang diucapkan di dalam shalat pada setiap gerakan adalah orang muslim keluar berjihad meninggalkan anak isteri….Allahu Akbar….

Kisah Siti Hajar
Aplikasi mentakbirkan Allah Subhanahu Wata’ala ada pada  SIti Hajar. Beliau adalah contoh di dalam sikap seorang wanita Muslimah, di mana ia menerima keputusan Ibrahim ‘alaihissalam tercinta untuk meninggalkannya, karena itu adalah perintah Allah ta’ala, sedangkan Allah dan perintah-Nya adalah lebih besar daripada Ibrahim suaminya, dan ia yakin bahwa Allah ta’ala tidak akan menyia-nyiakannya.
Begitulah seharusnya wanita Muslimah bersikap saat suaminya memenuhi panggilan kewajiban jihad, dia jangan khawatir, dan jangan menghalang-halangi suaminya dari menunaikan kewajiban bila takbir yang selalu dia ucapkan di dalam shalatnya itu benar lagi jujur… اللّهَ اكبر
Begitulah makna takbir اللّهَ اكبر ini dibuktikan oleh para sahabat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam, di mana mereka pergi jauh berbulan-bulan bahkan ada yang tidak pulang lagi meninggalkan anak isteri mereka di dalam menunaikan perintah Allah berjihad menegakkan kalimat Allah di muka bumi ini. Para sahabat dan generasi salaf melakukan hal ini dan para isteri mereka pun rela dan tulus ikhlas sepenuh hati menerima hal itu, ini dikarenakan makna اللّهَ اكبر terpancang di dalam jiwa mereka.
Namun banyak realitas kaum muslimin yang berat meninggalkan isteri mereka dan begitu pula para isteri menghalangi para suami mereka dari pergi jihad yang sudah fardlu ‘ain, padahal ucapan takbir selalu mereka lantunkan, maka apakah sseperti itu bukti kongkritnya? Yang ada malah wujud الحب اكبر (Cinta Maha Besar?!!!).. Aku tak bisa hidup tanpa dirimu di sisiku!!!? Yang menghantarkan orang itu pada posisi fasiq di dalam surat (At Taubah (9) : 24).
قُلْ إِن كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُواْ حَتَّى يَأْتِيَ اللّهُ بِأَمْرِهِ وَاللّهُ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
“Katakanlah: “Bila bapak-bapak kamu, anak-anak kamu, saudara-saudara kamu, isteri-isteri kamu, karib kerabat kamu, harta-harta yang kamu usahakan dan perniagaan yang kalian khawatirkan kerugiannya serta tempat-tempat tinggal yang kamu sukai adalah lebih kalian cintai daripada Allah dan Rasul-Nya serta dari jihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan urusan-Nya. Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang fasiq.” [QS. At Taubah (9) : 24].

Allah Maha Besar…Allah lebih besar dari anak kita, oleh sebab itu jangan sampai kecintaan kepadanya menjadi penghalang di dalam menjalankan perintah Allah ta’ala. Perhatikanlah makna اللّهَ اكبر yang terpatri di dalam jiwa Ibrahim ‘alaihissalam tatkala diperintahkan Allah untuk menyembelih putera kesayangannya Ismail ‘alaihissalam, dan perhatikan pula sikap anak yang tunduk dan rela sepenuh hati menerima konsekuensi perintah Allah ta’ala :
يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِن شَاء اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ
“(Ibrahim) berkata: “Wahai anakku ! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu !” Dia (Ismail) menjawab: “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu, insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” [ QS. Ash Shaffat (37) : 102].

Ini dia Abu Salamah radliallahu ‘anhu, tatkala kewajiban hijrah sudah tetap ke Madinah, maka ia pergi hijrah meninggalkan anak dan isterinya yang ditahan oleh kaumnya, dan begitulah Generasi salaf pergi jauh berjihad meninggalkan anak-anaknya yang masih dikandung atau masih kecil, apakah hanya kita saja yang memiliki anak kecil dan isteri yang sedang hamil tua? Mana makna اللّهَ اكبر yang selalu kita ulang-ulang di dalam gerakan shalat?!!! Coba lihat lagi ayat 24 At Taubah tadi…! Anak itu titipan dan milik Allah, maka jangan sampai ia menghalangi pelaksanaan kewajiban…
Allah Maha Besar… Dia lebih besar dari ayah sendiri, oleh sebab itu Ibrahim ‘alaihissalam berlepas diri dari ayahnya tatkala ayahnya itu bersikukuh diatas kekafiran.
فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهُ أَنَّهُ عَدُوٌّ لِلّهِ تَبَرَّأَ مِنْهُ
“Kemudian tatkala telah jelas baginya (Ibrahim) bahwa ayahnya itu adalah musuh bagi Allah, maka ia (Ibrahim) berlepas diri darinya.” [ QS. At Taubah (9) : 114].
Ini dia Abu Ubaidah Ibnul Jarrah pada perang Badar membunuh ayahnya sendiri yang kafir, begitu juga Abu Bakar Ash Shiddiq radliallahu ‘anhu menempeleng ayahnya sendiri Abu Quhafah di Mekkah sampai tersungkur, dan hal itu diceritakan orang kepada Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Sallam maka beliau bertanya : “Apa benar engkau melakukannya wahai Abu Bakar?” Ia menjawab: “Demi Allah seandainya ada pedang di dekat saya, tentu saya pukul dia dengannya.” Itu tatkala Abu Quhafah masih kafir dan menghina Nabi Shalallahu ‘alaihi wa Sallam.
Dan berkitan dengan mereka itu turun firman Allah ta’ala :
لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءهُمْ أَوْ أَبْنَاءهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ
“Kamu tidak akan mendapatkan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir mereka menjalin kasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya walaupun mereka itu bapak-bapak mereka atau anak-anak mereka atau saudara-saudara mereka atau karib kerabat mereka….” [ QS. Al Mujadilah (58) : 22].

Ini juga Sa’ad Ibnu Abi Waqqash radliallahu ‘anhu, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Muslim, At Tirmidzi dan yang lainnya, tatkala ia masuk Islam dan komitmen dengan tauhid, ibunya berkata : “Bukankah Allah telah memerintahkan untuk berbakti ? Demi Allah saya tidak akan makan dan minum apapun sampai saya mati atau kafir.” Namun Sa’ad tetap teguh dengan prinsip tauhid walaupun disebut durhaka, dan Allah ta’ala pun menurunkan firman-Nya :
وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا وَإِن جَاهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا
“Dan Kami telah mewasiatkan kepada manusia agar ia berbuat baik kepada kedua orangtuanya, dan bila keduanya memaksamu supaya menyekutukan Aku dengan sesuatu yang kamu tidak memiliki ilmu tentangnya, maka jangan kamu taati keduanya….” [ QS. Al Ankabut (29) : 8].
Ini semua dikarenakan makna اللّهَ اكبر terpatri di dalam lubuk hati mereka, namun sungguh sangat disayangkan realita orang-orang yang mengaku muslim dan sering bertakbir di masa sekarang, di mana dikarenakan desakan orangtua dan keinginan ingin menyenangkan keduanya banyak diantara mereka yang mendaftarkan dirinya untuk menjadi aparat thaghut (polisi, tentara dan yang lainnya), maka mana makna takbir yang selalu diucapkan itu? Batal dengan perbuatannya tersebut…..

Banyak pula yang mundur dari ikut serta di dalam jihad karena dilarang orangtua atau mertua, padahal jihad sudah fardlu ‘ain tidak usah izin orangtua apalagi mertua. Maka mana makna اللّهَ اكبر yang sering diucapkan ?.Allah Maha Besar… Dia lebih besar dari semua harta benda dan perintah-Nya harus didahulukan walaupun harus mengorbankan harta benda.
Makna inilah yang dibuktikan oleh Shuhaib Ar Rumi Radliallahu ‘anhu, di mana saat Allah ta’ala mewajibkan hijrah ke Madinah, maka ia pun hijrah walaupun harus menyerahkan seluruh harta bendanya kepada kafir Quraisy agar mereka melepaskan dia pergi hijrah, maka tatkala ia sampai ke Madinah, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam berkata kepadanya: “Beruntung jual belinya wahai Abu Yahya, beruntung jual belinya wahai Abu Yahya.

 Dan turun firman-Nya :
وَمِنَ النَّاسِ مَن يَشْرِي نَفْسَهُ ابْتِغَاء مَرْضَاتِ اللّهِ وَاللّهُ رَؤُوفٌ بِالْعِبَادِ
“Dan diantara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya untuk mencari keridlaan Allah. Dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.” [QS. Al Baqarah (2) : 207].
Namun zaman sekarang banyak orang yang menjual agamanya demi mendapatkan kenikmatan atau keleluasaan hidup di dunia ini yang hanya sementara. Di mana segolongan manusia mengorbankan tauhidnya berbondong-bondong menjadi polisi dan tentara thaghut demi mendapatkan gaji bulanan dan tunjangan hidup, segolongan mereka mau menjadi mata-mata thaghut yang mengawasi dan melaporkan kegiatan amal jihadi kepada thaghut dan ansharnya, sebagian yang lain rela menjadi alat penjinak para singa tauhid dan jihad demi kepentingan penguasa thaghut dalam rangka mendapatkan imbalan dunia dan lain sebagainya….
Allah Maha Besar… Dia lebih besar dan lebih agung daripada sebidang tanah dan hukum-Nya lebih besar daripada sekedar tanah air. Di mana ajaran Allah harus di junjung tinggi walaupun berbenturan dengan kepentingan tanah airnya atau negaranya. Oleh sebab itu Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam hijrah meninggalkan Mekkah tanah airnya menuju Madinah dan begitu pula para sahabatnya…

Allah ta’ala pun telah mengancam orang yang lebih mencintai tanah airnya sehingga menelantarkan hukum dan ajaran Allah, di mana mereka lebih mengutamakan dan mengedepankan kepentingan bangsanya dan negaranya daripada agama dan hukum Allah, dan demi meraih ridla anak-anak bangsa yang kafir mereka menggugurkan hukum Islam di dalam aturan sistim pemerintahan dan mereka menggunakan hukum buatan yang direstui oleh orang-orang kafir asli dan orang-orang murtad…sehingga gugur pula makna takbir yang mereka ucapkan, tiada arti bagi takbir yang diucapkannya bila yang diterapkan dan di junjung tinggi adalah hukum thaghut, tidak ada arti bagi takbir yang mereka ucapkan bila yang diberikan loyalitas adalah hukum buatan manusia.

Sumber: www.eramuslim.com/

MTQ Internasional Akan Diadakan di Jakarta

 AGUS IBNUDIN/”PRLM”

 20 negara mengikuti acara ini, antara lain Maroko, Brunei Darsussalam, Malaysia, Iran, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Sudan, Mesir, Singapura, Aljazair, Pakistan, India, Jerman, Prancis, Kuwait, dan juga Indonesia,  Indonesia akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional pada 11 – 15 September 2013 di Masjid Istiqlal, Jakarta. Event ini diikuti 20 negara, antara lain Maroko, Brunei Darsussalam, Malaysia, Iran, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Sudan, Mesir, Singapura, Aljazair, Pakistan, India, Jerman, Prancis, Kuwait, dan juga Indonesia.

Hal ini disampaikan Menteri Agama Suryadharma Ali dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (15/08/2013). Hadir dalam kesempatan ini Dirjen Bimas Islam Abdul Djamil, Plt. Gubernur Bangka Belitung, Rustam Efendi, Sekda Provinsi Bangka Belitung, Kakanwil Kemenag Provinsi Bangka Belitung Hatammarasyid, dan Bupati Bangka Tengah Erzaldi Rosman Djohan.
“MTQ Internasional ini rencananya akan dibuka secara resmi oleh Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono,” kata Menag, dalam pemberitaan Kemenag.

Ia menambahkan, MTQ Internasional ini mengambil tema “MTQ Internasional Jembatan Ukhuwah dan Kerjasama Dunia Islam untuk Persahabatan, Perdamaian, dan Kerjasama Antar-Bangsa.”
Sehubungan itu, Menag berharap agar event MTQ Internasional ini bisa menjadi wahana silaturahmi anak bangsa yang diharapkan memberi resonansi sosial terhadap persatuan dan kesatuan bangsa, serta memperkuat jalinan persahabatan antar-bangsa.

MTQ Internasional ini melombakan 2 cabang, yaitu: menghafal al-Quran dan lomba membaca (tartil) al-Quran beserta tajwidnya. MTQ Internasional ini merupakan event kedua, dengan Indonesia menjadi tuan rumahnya. Sebelumnya, Indonesia pernah menjadi tuan rumah MTQ Internasional pada tahun 2003.
Saat ini tidak kurang 25 event internasional yang mengundang Indonesia untuk hadir dan mengirimkan utusan qari dan qariahnya, mulai dari tahfidzul quran hingga musabaqah tilawatil quran.
“Qari qariah Indonesia selalu meraih prestasi terbaik dan menjadi juara. Karenanya qari qariah Indonesia diperhitungkan di luar negeri,” kata Menag bangga.

Sumber:  http://www.pikiran-rakyat.com

LebaranWishes.com Sambung Silaturrahim Diaspora Indonesia

null 

 Setiap produk yang terbeli, disisihkan sebagian keuntungannya menjadi parsel lebaran bagi anak-anak dhuafa di Indonesia, LebaranWishes, sebuah social entreprise yang bermarkas di Kota Depok, membagikan gratis bingkisan lebaran kepada ratusan anak.

Dari penyisihan keuntungan usaha mereka, ditambah donasi perorangan dan dukungan lembaga seperti ITB Bandung dan Dompet Dhuafa, didapatkan total 566 parcel untuk anak-anak dhuafa, yang diantaranya didistribusikan ke Sekolah Dasar Juara di Gambir, Sekolah Masjid Terminal (Master) di Depok, dan Komunitas Senja.

CEO-founder LebaranWishes.com, Radyum Ikono, menjelaskan social entreprise miliknya hadir memfasilitasi umat Muslim diaspora Indonesia dengan jasa penjualan parsel lebaran berisi makanan, pakaian, dan sebagainya, bagi keluarga mereka di tanah air sekaligus berdonasi dalam program Parcels for Dhuafa.
“Setiap parsel yang terbeli, kami sisihkan sebagian keuntungannya menjadi parsel lebaran bagi anak-anak dhuafa di Indonesia,” kata Radyum Ikono kepada hidayatullah.com, Rabu (07/08/2013).
Lebaran Wishes merupakan sebuah program social entreprise dari sekelompok anak muda yang berdomisili di Kota Depok yang melakukan penjualan parsel lebaran lewat internet dengan segmen utama disapora Indonesia di luar negeri.

Pengalaman 11 Tahun di Luar Negeri
LebaranWishes beranggotakan total 10 orang yang rata-rata mereka merupakan alumni dari UI, ITB, dan STT Telkom. Awalnya sekelompok anak muda ini biasa melakukan pengajian rutin pekanan, hingga mereka akhirnya membuat sebuah inisiatif yang beda di bulan Ramadhan kali ini.
“Saya meyakini Ramadhan justru harusnya menjadi kita produktif. Rasul saja dulu banyak berperang ketika Ramadhan, masa kita justru banyak menghabiskan untuk tidur. Sehingga bergabungnya saya ke LebaranWishes ini sangat positif, terutama untuk diri saya”, ujar Hari, salah satu kru LebaranWishes.com di divisi operasional.

Ide Lebaran Wishes muncul pertamakali dari founder LebaranWishes, Radyum Ikono (25 tahun), yang melihat banyak diaspora Indonesia yang tidak dapat berkumpul bersama keluarganya di hari raya Idul Fitri yang pada dasarnya sangat identik dengan kebersamaan keluarga di Indonesia. Ikono sendiri menghabiskan masa studinya selama 11 tahun di luar negeri.

Dalam pengalamannya, ia banyak berinteraksi dengan para TKI yang memiliki akses komunikasi via telepon maupun internet yang baik di negaranya, namun tidak begitu dengan keluarganya di Indonesia yang masih tinggal di daerah.

Tidak hanya itu, kendala jarak dan biaya juga acapkali menjadi penghalang bagi diaspora Indonesia yang sedang belajar di luar negeri untuk bisa merasakan kebersamaan dengan keluarga mereka di tanah air. Belum lagi para warga Indonesia yang menikah dengan penduduk lokal, sehingga semakin menyulitkan untuk berkomunikasi dengan keluarga di tanah air.

“Untuk itulah Lebaran Wishes hadir dengan konsep Dari Diaspora Indonesia untuk Bangsa’. Bekerjasama dengan komunitas Muslim Indonesia di beberapa negara seperti di Jepang, Taiwan, Korea dan juga beberapa agen perorangan di beberapa negara lainnya, seperti Singapura, Arab Saudi, Perancis,  dan Amerika Serikat,” imbuh Ikono yang berparas Jepang ini.

Ikono dan rekan-rekannya mengaku bersyukur, sebab di tahun pertama usahanya ternyata mendapat sambutan positif. Ia menceritakan, ada salah seorang customer yang sudah sekian tahun tidak bisa pulang dari Jepang. Sudah lama dia ingin sekali berkirim-kirim sesuatu yang spesial saat lebaran,
“Alhamdulillah, melalui LebaranWishes, orangtuanya akhirnya bisa baca kabar-kabar dari dia, foto terbaru dia dengan anak dan suaminya, sambil mendapat bingkisan spesial,” kisah Ikono.

Ikono menyebutkan, pada pelaksanaan Lebaran pertama di Ramadhan 1434 H tahun ini, LebaranWishes.com berhasil menjangkau kawan-kawan diaspora Indonesia di Jepang, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Arab Saudi, Jerman, Perancis, dan Australia. Sementara total parsel yang telah dikirim berjumlah 316.

Sumber: www.eramuslim.com/

Apple Buka Lowongan di Indonesia

 

 Apple kembali membuka lowongan pekerjaan untuk penempatan di Jakarta, Indonesia. Kali ini, Apple menyediakan 4 lowongan pekerjaan bagi orang yang berminat bekerja untuk mereka.

Lowongan kerja tersebut muncul di halaman "Jobs" pada situs resmi Apple. Posisi yang ditawarkan berkaitan dengan kegiatan ritel dan bisnis Apple di Indonesia.

Dikutip dari DailySocial, Jumat (16/8/2013), keempat pekerjaan yang ditawarkan adalah Manager iPhone and iPad Sales, CES Development Manager, Education Development Manager, dan Channel Trainer Indonesia.

Lowongan pertama terlihat diposting pada 16 Juli 2013 yang lalu. Sisanya, diposting pada hari yang sama, yaitu 21 Mei 2013.

Sebelumnya, Apple sudah pernah menawarkan tiga posisi yang juga ditempatkan di Indonesia. Ketiga lowongan tersebut terlihat saling melengkapi dengan tawaran pekerjaan saat ini. Ketiganya adalah iPhone Channel Manager, CES (Consumer Electronic Stores) Manager, dan Account Manager for iPhone/iPad Carrier.

Belum ada informasi yang jelas, apakah tiga lowongan yang dibuka pada Juni 2012 lalu ini sudah terisi atau belum.

Apabila berminat untuk melamar ke salah satu perusahaan terbesar di dunia ini, Anda bisa mengirimkan CV melalui situs resmi Apple berikut ini

Sumber:  KOMPAS.com

Prosesor AMD G-Series Resmi Diperkenalkan dengan Rata-rata Konsumsi Power 3 Watt

http://www.beritateknologi.com/wp-content/uploads/2013/08/chip-prosesor-amd-g-series.jpg 

 AMD siap menerjunkan chip prosesor terbarunya yang digunakan untuk perangkat low power. Mereka pun mengungkapkan bahwa prosesor AMD G-Series mempunyai TDP rata-rata hanya 3 watt. Hal itu membuat prosesor G-Series tersebut sebagai chip prosesor dengan power paling rendah dari perusahaan tersebut.


Salah satu prosesor G-Series yang diperkenalkan oleh AMD adalah AMD GX-210JA. Prosesor SoC ini dikatakan memiliki TDP sebesar 6 Watt. Namun pihak AMD mengatakan bahwa dalam penggunaan normal, prosesor tersebut menggunakan power mendekati 3 Watt.

Prosesor GX-210JA sendiri adalah prosesor berbasis X86 dual core dengan kecepatan 1GHz. Selain itu, prosesor ini juga dilengkapi dengan grafis AMD Radeon HD8180 dengan kecepatan 225MHz.
Dengan konsumsi power yang rendah tersebut, chip prosesor ini pun bakal hadir di perangkat seperti media player dan sejenisnya. Selain itu, chip ini juga memungkinkan untuk dipakai pada PC fanless yang mengandalkan pendinginan pasif serta dukungan terhadap video HD dan grafis 3D.

Sumber: http://www.beritateknologi.com 

Google Terpilih Menjadi Tempat Bekerja Terbaik Kedua di Dunia

 

Google kini benar-benar menjadi perusahaan yang menjadi impian para pencari kerja. Selain dinobatkan sebagai perusahaan teknologi terbesar kedua di dunia setelah Apple, kini Google baru saja dinobatkan sebagai pilihan tempat terbaik untuk bekerja kedua di dunia.


Pemilihan tersebut merupakan even tahunan Great Places To Work. Pihak Great Places To Work pun melakukan survei tersebut berdasarkan opini dari para karyawan serta hasil audit. Dalam daftar tersebut, Great Places To Work menyebut Google sebagai perusahaan yang bisa disebut sebagai rumah. Setiap karyawan di sana memiliki hasrat bekerja yang tinggi serta memberikan usaha terbaiknya.

Co-founder Great Places to Work, Robert Levering mengungkapkan bahwa perusahaan yang masuk dalam daftar tempat kerja terbaik tersebut telah berhasil meningkatkan budaya kerja yang berkontribusi terhadap bisnis, peningkatan inovasi serta mendukung para karyawan, baik secara personal ataupun secara profesional.

Dalam daftar tersebut juga memunculkan nama Microsoft yang berada di tempat kelima. Para pekerja Microsoft pun mengatakan bahwa bekerja di perusahaan tersebut merupakan salah satu impian yang menjadi kenyataan.

Sumber: http://www.beritateknologi.com 

Microsoft Perkenalkan Logo Baru Pertama Sejak 25 Tahun

 
Microsoft dikenal sebagai perusahaan yang memiliki kreativitas tinggi di bidang teknologi. Berbagai produk pun telah dihasilkan oleh Microsoft. Dari sistem operasi Windows, konsol game Xbox ataupun Windows Phone.

 Meskipun begitu, perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates dan Paul Allen kurang kreatif dalam hal penggunaan logo. Perusahaan yang dikenal sebagai produsen software terbesar di dunia ini baru saja mengenalkan logo baru pertama mereka selama 25 tahun. Dan, nampaknya dalam logo tersebut tidak tampak kreativitas yang dimiliki oleh Microsoft.

Logo baru mereka masih merupakan sebuah bendera yang terdiri dari empat warna. Tidak ada perubahan yang terlalu berarti dalam logo baru tersebut. Yang ada hanya perubahan bentuk, yang dulunya bergelombang kini tidak. Logo lama Microsoft tercatat telah digunakan oleh perusahaan yang berbasis di Redmond tersebut sejak tahun 1987.

Pihak Microsoft sendiri mengatakan bahwa logo baru tersebut merupakan salah satu upaya Microsoft untuk menatap masadepan. “Tanda dari warisan tapi juga sinyal untuk masa depan – sesuatu yang baru dan fresh,” ujar GM Brand Strategy Microsoft, Jeff Hansen.

Sumber: http://www.beritateknologi.com 

Hadiah Bug IE11 Pertama dari Microsoft Jadi Milik Pegawai Google

 

 Anda masih ingat dengan program berhadiah yang ditawarkan oleh Microsoft bagi siapa saja yang menemukan bug dalam software miliknya? Salah satu aplikasi yang masuk dalam program tersebut adalah IE11. Dan menariknya, orang pertama yang memperoleh hadiah dalam program menemukan bug di IE11 ternyata adalah salah satu pegawai Google.

Dalam sebuah pernyataannya melalui blog resmi, Microsoft mengatakan bahwa mereka telah membayarkan hadiah untuk IE11. Namun mereka tidak menyebutkan siapa orang yang beruntuh tersebut. Selanjutnya di hari lain, salah satu pegawai Microsoft bernama Katie Missouris mengungkapkan bahwa orang yang beruntung tersebut adalah engineer dari Google bernama Ivan Fratric. Namun tidak dijelaskan berapa hadiah yang diberikan Microsoft kepada Fratric.
Program berhadiah untuk IE11 menawarkan uang senilai 11 ribu USD bagi yang menemukan bug dan berakhir pada akhir Juli kemarin. Sementara itu, program serupa yang ditujukan untuk Windows 8.1 masih terus berlangsung dengan tanpa batas waktu.

Sumber: http://www.beritateknologi.com

Google Play kini Menjadi Toko Aplikasi Terbesar Dunia Mengalahkan App Store

 
 Author Baihaki, 25 Jul 2013 

Apple App Store kini bukan lagi menjadi toko aplikasi terbesar dunia. Label toko aplikasi terbesar dunia kini secara resmi disandang oleh Google Play Store yang mempunyai 1 juta aplikasi.


Jumlah tersebut pun mengalahkan aplikasi yang kini ada di Apple App Store, yakni 900 ribu unit. Pencapaian ini pun menjadi yang pertama kalinya bagi Google Play sejak peluncuran sistem operasi Android.
Tak hanya itu, Google Play Store juga memberikan tren yang positif bagi para developer aplikasi. Pihak Google mengatakan bahwa saat ini jumlah pendapatan melalui Play Store mengalami peningkatan 2.5 kali lipat dibandingkan sebelumnya.
Yang terakhir, angka download di Google Play Store juga tidak kalah banyak. Menurut catatan Google, angka download di Play Store kini mencapai lebih dari 50 miliar kali. Dan nampaknya angka tersebut pun akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya pengguna handphone dan tablet Android.

Sumber: http://www.beritateknologi.com 

“Bogor SWSP” Solusi Atasi Kemiskinan

 

Senin, 29 April 2013 - 09:52:54 WIB

 Komunitas Masyarakat Cinta Bogor (MCB) meluncurkan program “Bogor Satu Wilayah Satu Produk” guna mengatasi kemiskinan dan penggangguran di daerah itu.
“Melalui program ‘Bogor SWSP’ ini membuka peluang sebesar-besarnya kepada masyarakat untuk ikut serta dalam produksi dan pemasaran produk,” kata Ketua MBC Bagus Karyanegara di Bogor, Senin (29/4).

Bagus menyebutkan program Bogor SWSP merupakan salah satu upaya dalam mengatasi kemiskinan dan pengangguran dengan melibatkan perempuan untuk menambah pendapatan keluarga.
Program itu, lanjut dia, resmi dioperasikan mulai hari ini setelah Minggu (28/4) kemarin diluncurkan.
Dijelaskannya, teknis pelaksanaan program Bogor SWSP, pengusaha kecil menengah atau kelompok usaha yang ada di satu wilayah akan dikembangkan bekerja sama dengan koperasi.

“Produk unggulan yang ada di wilayah akan dikembangkan melalui koperasi. MCB akan memfasilitasi para perajin, mulai dari pendanaan, pemasaran, hingga pengemasan produknya,” ujar Bagus.
Diharapkan, melalui program Bogor SWSP, keberadaan usaha kecil di Kota Bogor memiliki kekuatan ekonomi sehingga akan lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap kepada MCB perwakilan di kecamatan dan kelurahan bisa menginventarisasi usaha-usaha unggulan di wilayahnya masing-masing,” katanya.
Bagus menuturkan bahwa program Bogor SWSP ini juga sebagai salah satu langkah MCB mengampanyekan “100 persen Bogor”, yakni kampanye pemakaian produk Bogor.
“Melalui kampanye ’100 Persen Bogor’, warga setempat bisa menggunakan produk Bogor karena akan meningkatkan perekonomian daerah ini sehingga uang pun akan berputar lebih banyak di sini,” ujar Bakal Calon Wali Kota Bogor ini.

Bagus mengatakan bahwa pengurus dan anggota MCB merupakan kader pemimpin, baik independen maupun bagian dari partai tertentu. Dan, ini merupakan fakta yang sangat positif.
MCB, kata dia, memegang teguh nilai-nilai luhur, kejujuran, kedisiplinan, bekerja keras, dan amanah.
“MCB akan mendukung penuh, pengurus, maupun anggotanya yang akan berkiprah sebagai pemimpin, tanpa membeda-bedakan asal partainya.
Sejak berdiri setahun lalu, MCB telah meluncurkan sejumlah program yang berbasis masyarakat, seperti ambulans gratis dan pengembangan pariwisata daerah.

Sumber:
http://www.shnews.co/detile-18595-bogor-swsp-solusi-atasi-kemiskinan.html